Sumber : Pamflet diskusi ig, @diskusilentera


16/ Desember/ 2019
Pemateri  : Joko J Prihakatmoko
Moderator  :Lalu agsal
Notulensi  : Muhammad K Umam




Demokrasi Diambang Batas

Substantif demokrasi  : Semi dekrasi, pseudu demokrasi
Demokrasi tidak bisa dijalankan semua orang maka dibuatlah elit.
Sejak era reformasi dibentuklah MUSRENBANG dimana forum tersebut digunakan sebagai kanal penampung aspirasi masyarakat untuk kemajuan wilayahnya, penggerak dari kebijakan yang akan dilaksanakannya nanti ialah para elit.
Peran rakyat menjadi penting pada pemilihan para elit, suara tiap individu diperlukan untuk menentukan elit.

Seni Mengelola dan merebut kekuasaan
Prinsip : sistem pemerintahan oleh banyak rakyat bukan oleh rakyat, banyak orang bukan untuk masyarakat.
Jumlah partai yang ideal adalah berjumlah sesuai dengan jumlah ideologi yang berkembang di daerah.
contoh;
Traditonal : terdapat pkb, dulu ada juga pknu
Modernis: PAN, PKS, model masyumi dsb..
Nasionalis ; Golkar, PDI
Ideologi tengah nasionalis agamis : nasdem , demokrat
Ketika ideologi tersebut diberi kebebasan yang terjadi adalah ketidaksesuain. 
Sehingga dari hal tersebut perlu untuk dilakukan proses peminimalisiran dengan harapan timbul beberapa aturan pemangkasan dengan membentuk aturan, yang dinamai elektoral treshold dan sebagainya.
Dari hal tersebut maka partai yang ikut dan tidak memenui persyaratan akan lebih memimih untuk membentuk koalisi.
Sistem tersebut dilakukan untuk meminimalisir jumlah partai sehingga tidak terlalu banyak.

Di negara demokrasi Terdapat beberapa bentuk pemerintahan.
Sentralistik: dimana tata kelola pemerintahan di jalankan dan di tentukan melalui pusat
Federal: terdapat bagian bagian yang bergerak dalam pengelolan , sistem pemerintahan di negara federal bergerak sendiri-sendiri,
Di indonesia sistem pemerintayhan dibuat sama seperti pemerintahan pusat. Kabupaten daerah walaupun punya otonomi kebijakan yang dibuat masih merujuk pada pemerintahan pusat.
Presidensialsm , presiden dipilih oleh rakyat , yang menjaslankan kebijakan tertinggi terdapat pada presiden, sehingga presiden sulit sekali di jatuhkan.
Negara butuh stabilitas. Negara indonesia masih tergolong negara muda, dimana negara yang baru merdeka setelah perang dunia kedua.
Pemilihan langsung perlu dilakaukan karna tujuan langsungnya adalah agar terjadi integrassi.
Caranya dalah dengan melakukan pemilihan parlemen.
Salahsatu contoh negara parlementer thailand. Deng menggunakan sistem parlementer.

Problem yang mungkin terjadi apabila presiden sebagai kepala negara  dan pemerintahan kembali dipilih oleh MPR maka akan ada kemungkinan presiden juga akan dapat  dijatuhkan oleh MPR juga. Belajar dari proses pemilihan presiden ke-4 negara ini yaitu Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang mana naik dan turunnya beliau yaitu karena MPR.
Namun dalam kenyataannya negara ini dalam realisasinya suara parlemen tidak mewakili suara rakyat seutuhnya, namun mewakili suara partai yang sedang berkuasa.
Ini karena negara kita saat ini dipimpin oleh seorang yang dulunya bukan seorang pemimpin suatu partai, dan adanya kemungkinan sentimen negatif atau kecemburuan antara para ketua partai yang diyakini menimbulkan gagasan suatu problem.
Apabila narasi pemilihan pemimpin negara ini yang sedang digaungkan disetujui atau mungkin di sahkan maka adanya legitimasi pemerintahan ini kemungkinan besar akan cacat.
Perlu kita melihat kebelakang melihat sejarah bahwa ditahun 2000, kita melaksanakan pilkada yang nyatanya kita mengeluarkan dana yang cukup fantastis, ini artinya bahwa narasi yang akhir-akhir ini digaungkan untuk memilih pemimpin negara ini hanyalah seperti sebuah manipulasi berfikir.
“Pemimpin negara apabila dipilih MPR maka negara ini telah mengalami kemunduran demokrasi dan integritas suatu negara” (Joko J Prihatmoko)




Pertanyaan :
Joko : Apa keunggulan dari model pemilhan pemimpin negara yang wacananya dilembalikan lagi ke MPR ?
-          Keunggulan yang mungkn dapat kita amati ialah suatu penghematan anggaran pemilihan yang sebelumnya dilaksanakan oleh rakyat berpindah ke MPR. Namun tidak mungkin bisa dikontrol apabila narasi tersebut disetujui.
Risikonya ialah tidak terjaminnya integritas.
Dapat dilihat sekarang partai mengalami suatu kemunduran yang semula bersama melabeli partai sebagai partai catch all namun sekarang ada yang namanya partai firma.

Faza : Narasi yang digaungkan akhir-akhir ini apakah suatu suara rakyat untuk meminta DPR mewakilkan suara mereka terhadap pemilihan pemimpin negara ini, dan apakah suara rakyat telah terputus  ?
-          Mengenai narasi tersebut menurut saya ada penyelewengan UU untuk dapat memangkas atau mungkin menghilangkan hak rakyat sepenuhnya, karena cukup aneh karena kita hidup dinegara dengan sistim presidensiil namun hak kita untuk memilih pemimpin yang ingin ,kita pilih ditiadakan, karena rakyat di negara ini haknya dalam berdemokrasi hanyalah memilih pemimpin negara, sedangakan pemilihan atau ,pengangkatan beberapa lini negara ini telah diwakili oleh elit.
Putra : saya pernah membaca buku yang mana neagara ini menganut suatu sistim demokrasi mayoritarian, yang mana memberi ruang minoritas untuk dapat bersuara sepenuhnya ?

-          Hari ini indonesia tidak relevan berbicara mengenai tirani minoritas.
Negara harus melindungi minoritas, tapi minoritas juga harus menurut.

 Close statement
1.      Semangat mencerdaskan dan memperkaya batin
2.      Rangkul temen-temen dari berbagai latar belakang (plural)
3.      Buatlah sistematika diskusi untuk mudah memetakkan pemikiran.
4.      Buatlah buku mengenai satu tema besar dan diperinci dengan berbagai kajian.